Persaingan pasar motor matic di Indonesia kembali memanas setelah Honda secara resmi melakukan penyegaran pada lini produk 125cc miliknya. Namun, alih-alih merasa terancam, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) justru menanggapi manuver kompetitor tersebut dengan sangat tenang.
Yamaha tampak lebih percaya diri memperkuat posisinya melalui pilar Maxi dan Classy yang selama ini menjadi game changer di industri otomotif tanah air. Strategi ini bukan tanpa alasan, mengingat loyalitas konsumen terhadap brand berlogo garpu tala ini kian solid berkat inovasi yang konsisten di segmen motor stylish dan berperforma tinggi.
“Menjawab pertanyaan mengenai dinamika persaingan di kelas 125 cc dan 150 cc, Yamaha Indonesia memiliki pandangan strategis yang jelas. Fokus kami saat ini bertumpu pada dua pilar utama yang menjadi wajah baru tren otomotif di tanah air, yaitu kategori Maxi dan Classy,” jelas Rifki Maulana selaku Manager PR, YRA & Community YIMM, saat berdiskusi dengan Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Rabu (17/12/2025), di Jakarta.
Menurut Rifki, saat ini pasar Maxi Yamaha telah bertransformasi dengan dominasi mesin 150 cc ke atas. Dimulai dari Lexi, Aerox, hingga NMAX, serta kelas upper-maxi yang diwakili oleh XMAX, semuanya dirancang untuk memenuhi ekspektasi konsumen akan performa dan kenyamanan.
“Di sisi lain, untuk segmen 125 cc, kami memperkuat pilar Classy melalui platform Grand Filano dan Fazzio yang menawarkan gaya hidup serta estetika bagi pengendara yang ingin tampil lebih stylish,” jelasnya.
Lebih lanjut, strategi Yamaha selalu berfokus pada creating market atau menciptakan kelas baru. Sejarah mencatat bahwa kategori Maxi adalah game changer.
“Ketika pasar secara umum masih berkonsentrasi pada kelas 115 cc dan 125 cc, Yamaha berani mendobrak dengan konsentrasi di segmen 150 cc. Langkah ini terbukti berhasil mengubah peta pasar otomotif Indonesia secara signifikan,” kata Rifki lagi.
Mengenai langkah kompetitor yang merilis model baru, Yamaha melihatnya sebagai bagian dari segmentasi pasar yang wajar. Strategi Yamaha saat ini tetap konsisten untuk fokus penuh pada pengembangan ekosistem Maxi dan Classy.
“Kami tidak menutup mata terhadap perubahan. Tim produk kami senantiasa menganalisa kondisi pasar secara mendalam. Jika nantinya ditemukan kebutuhan atau celah di segmentasi baru, Yamaha tentu terbuka untuk mengevaluasi strategi tersebut sesuai dengan visi manajemen perusahaan,” ujarnya lagi.
Hadirnya kategori Classy merupakan jawaban nyata dari Yamaha atas celah kesempatan yang ditemukan. Yamaha sendiri melihat adanya pergeseran perilaku konsumen yang tidak hanya mementingkan fungsionalitas, tetapi juga ingin mengekspresikan diri melalui desain motor yang lebih modis.
“Dari alasan ini mengapa motor-motor dari segmen Classy lahir dan untuk mengisi ruang bagi mereka yang mengutamakan penampilan tanpa mengorbankan kualitas mesin,” tutup Rifki.