Geely Auto Group resmi mengoperasikan Geely Safety Centre, fasilitas pengujian keselamatan otomotif terbesar dan tercanggih di dunia. Investasi raksasa senilai lebih dari 2 miliar RMB (sekitar Rp4,7 triliun) ini menegaskan komitmen produsen asal Tiongkok tersebut dalam menetapkan standar baru keselamatan global.
Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 45.000 meter persegi ini dilengkapi dengan sejumlah infrastruktur unggulan, termasuk lintasan uji tabrak dalam ruangan terpanjang di dunia (293,39 meter), terowongan angin dengan simulasi iklim terluas, dan zona uji tabrak dengan sudut benturan variatif terbesar.
“Kehadiran pusat ini membuka babak baru dalam pengembangan keselamatan di era kendaraan cerdas. Komitmen kami adalah melampaui standar yang ada untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi industri dan konsumen global,” tegas Jerry Gan, CEO Geely Auto Group, dalam peresmian fasilitas tersebut.
Yang membedakan pusat ini dari fasilitas serupa adalah pendekatan “comprehensive safety” atau keselamatan menyeluruh yang diusung Geely. Tidak hanya berfokus pada uji tabrak fisik (passive safety), pusat ini dirancang untuk mengatasi tantangan keselamatan baru di era kendaraan otonom dan terhubung.
Fasilitas ini mencakup laboratorium keamanan siber bersertifikasi nasional untuk menguji kerentanan perangkat lunak, enkripsi data, pembaruan over-the-air (OTA), serta chip dan sensor kendaraan. Aspek kesehatan pengguna juga mendapat perhatian khusus dengan tim “Golden Nose” yang memastikan material kabin bebas dari gas berbahaya dan bau tak sedap.
Geely Safety Centre juga berfungsi sebagai hub kolaborasi global. Geely telah menjalin kerja sama dengan lembaga ternama seperti China Automotive Technology and Research Center (CATARC) dan Tsinghua University untuk bersama-sama mengembangkan standar keselamatan kendaraan cerdas.
Pembangunan pusat ini merupakan bagian dari investasi riset dan pengembangan masif Geely, yang dalam satu dekade terakhir telah menyalurkan dana lebih dari 250 miliar RMB (sekitar Rp590 triliun), dengan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Transformasi industri menuntut tolok ukur keselamatan yang baru, baik fisik maupun digital. Pusat ini adalah jawaban kami, sekaligus wadah untuk berkolaborasi dengan para pemimpin teknologi keselamatan dunia,” jelas Li Chuanhai, Wakil Presiden Geely Auto Group.
Dengan operasional Geely Safety Centre, Geely tidak hanya memperkuat kapabilitas internal tetapi juga secara terang-terangan ingin memimpin percakapan mengenai standar keselamatan kendaraan masa depan di panggung global, bersaing dengan raksasa otomotif tradisional dari Eropa, Jepang, dan Amerika.